Banjarnegara — Suasana khidmat, haru, dan penuh berkah menyelimuti kompleks Masjid Al Muttaqien, Desa Kincang, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara pada Selasa, 16 Juni 2026. Setelah sukses menggebrak jalanan desa dengan kemeriahan Pawai Ta'aruf, TPQ Al Muttaqien Kincang langsung melanjutkan rangkaian perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah dengan agenda yang sangat menyentuh hati, yaitu Santunan Anak Yatim.
Acara kemanusiaan dan keagamaan yang berlangsung pada pukul 15.00 hingga 16.00 WIB ini menjadi puncak dari seluruh rangkaian syiar Muharram. Tidak kurang dari 500 peserta setia mengikuti jalannya acara hingga akhir. Mulai dari jajaran Dewan Asatidz, para santri, wali santri, Remaja Masjid, tokoh pemuda, rekan-rekan IPNU/IPPNU PAC Rakit, hingga warga sekitar. Bahkan, suasana makin terasa membumi dengan hadirnya para pedagang keliling yang biasa mangkal di sekitar lokasi ikut menyaksikan momentum penuh kebaikan ini.
Momen Haru: Usapan Kepala dan Doa Terbaik untuk Anak Yatim
Prosesi santunan berjalan dengan sangat tertib dan penuh takzim. Sebanyak 6 anak yatim yang juga merupakan santri aktif yang tengah menimba ilmu dan mengaji di TPQ Al Muttaqien duduk di kursi-kursi khusus yang telah disediakan di depan panggung.
Suasana haru mulai terasa saat para dermawan dan tokoh masyarakat maju satu per satu. Dengan penuh kelembutan, mereka menyalami anak-anak tersebut, mengusap rambut serta kepala mereka sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW, sembari membisikkan doa-doa terbaik. Setelah itu, para donatur memasukkan amplop dan paket santunan ke dalam kotak yang telah disiapkan secara khusus oleh panitia di dekat para peserta santunan.
"Menyantuni anak yatim di bulan Muharram adalah salah satu amalan utama. Kami ingin memastikan anak-anak kita yang kehilangan sosok ayah/ibu ini tetap bisa tersenyum dan merasa didukung penuh oleh lingkungan tempat mereka mengaji," ungkap Kepala TPQ Al Muttaqien, Ustadz Muhammad Hakim.
Transparansi Dana: Terkumpul Rp 9.420.000 dari Para Dermawan
Berkat kepedulian yang luar biasa dari masyarakat, panitia berhasil menghimpun dana santunan dengan total mencapai Rp 9.420.000,- (Sembilan Juta Empat Ratus Dua Puluh Ribu Rupiah). Seluruh dana yang terkumpul langsung diserahkan secara merata kepada 6 anak yatim tersebut untuk menunjang kebutuhan hidup dan kelangsungan pendidikan ngaji mereka.
Pihak panitia juga menjelaskan bahwa pengumpulan dana ini tidak hanya berasal dari kotak amal fisik saat acara berlangsung. Banyak dari para donatur dan dermawan yang menyalurkan bantuan mereka secara cashless melalui transfer ke nomor rekening resmi yang telah ditentukan oleh panitia sebelum hari pelaksanaan.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan, serta kemakmuran warga Desa Kincang di tahun baru 1448 Hijriyah ini. Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Semoga Allah SWT melipatgandakan pahala dan mencatatnya sebagai amal jariyah yang tak terputus. Amin ya Rabbal Alamin