Rakit, 21 April 2025, telah dilaksanakan kegiatan lokakarya mini yang diikuti oleh seluruh Sekretaris Desa (Sekdes) se-Kecamatan Rakit. Lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta memperkuat komitmen para Sekdes dalam mendukung program-program pemerintah yang fokus pada penurunan angka stunting serta sosialisasi gerakan Quickwin Gerakan Ayah Teladan Indonesia
Salah satu agenda utama dalam lokakarya ini adalah membahas langkah-langkah strategis dalam penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Rakit. Stunting, yang dapat menghambat pertumbuhan fisik dan mental anak, menjadi perhatian serius bagi pemerintah baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten.
Para peserta lokakarya diberikan pemahaman mengenai pentingnya peran serta masyarakat, khususnya para Sekdes, dalam menggerakkan program penurunan stunting di tingkat desa. Dalam sesi ini, dijelaskan bahwa pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga medis atau pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan kerjasama seluruh elemen masyarakat. Salah satu upaya yang diangkat adalah peningkatan pola makan sehat, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama, serta pentingnya pemantauan pertumbuhan anak secara rutin.
Melalui lokakarya ini, diharapkan para Sekdes dapat menjadi agen perubahan di desa masing-masing, dengan melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mencegah stunting.
Selain membahas penurunan stunting, lokakarya ini juga menjadi ajang sosialisasi tentang Quickwin Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), sebuah inisiatif nasional yang bertujuan untuk mengajak para ayah di Indonesia lebih aktif terlibat dalam proses pengasuhan dan pendidikan anak. Gerakan ini berfokus pada pemahaman bahwa peran ayah dalam mendukung perkembangan anak, terutama dalam aspek psikologis dan sosial, sangat vital.
Para Sekdes diajak untuk mengenal lebih dalam mengenai gerakan ini dan bagaimana mereka dapat menyosialisasikannya di desa masing-masing. Program ini mengedepankan pentingnya ayah sebagai panutan dan teladan dalam keluarga, dengan harapan dapat menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, penuh kasih sayang, dan mendukung perkembangan anak secara optimal.
Dalam sesi sosialisasi, peserta diberikan berbagai informasi terkait kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan oleh ayah, seperti keterlibatan dalam memberikan dukungan emosional, mendampingi anak dalam belajar, dan memastikan terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman di rumah. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak semakin meningkat, sehingga menciptakan generasi yang lebih baik di masa depan.
Kegiatan lokakarya ini tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada penguatan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya para Sekdes sebagai ujung tombak di desa. Sebagai aparat desa yang berhadapan langsung dengan masyarakat, Sekdes diharapkan dapat mengimplementasikan hasil dari lokakarya ini dalam bentuk program-program yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di masing-masing desa.
Pemerintah Kecamatan Rakit juga menyatakan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting untuk terus dilaksanakan guna mempercepat pencapaian tujuan pembangunan nasional, khususnya dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan anak. Kolaborasi antara berbagai pihak—baik pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, maupun masyarakat itu sendiri—merupakan kunci dalam mengatasi berbagai masalah sosial yang ada, salah satunya adalah stunting.
Lokakarya mini yang diadakan pada 21 April 2025 ini diakhiri dengan penutupan yang penuh harapan. Para peserta menyampaikan komitmen mereka untuk lebih aktif dalam mengimplementasikan hasil pembelajaran yang didapatkan dalam kegiatan tersebut, baik dalam konteks penurunan stunting maupun gerakan Ayah Teladan Indonesia.
Semua pihak berharap agar lokakarya ini dapat menjadi awal dari perubahan positif yang akan berdampak langsung pada masyarakat, terutama bagi anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk memastikan agar setiap desa di Kecamatan Rakit dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi dalam menciptakan lingkungan yang sehat, cerdas, dan penuh kasih sayang bagi generasi masa depan Indonesia. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan kolaborasi yang lebih baik antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga dapat tercipta untuk menyelesaikan masalah stunting serta memperkuat peran ayah dalam pendidikan anak, menuju Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera.