Kincang 6/3- 2025 – Tim Intensifikasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-2P) tingkat Desa Kincang mengadakan rapat evaluasi dan monitoring kegiatan pemungutan PBB di balai desa pada hari Kamis, Tanggal 6 Maret 2025. Rapat ini bertujuan untuk meninjau progres pemungutan pajak serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya.
Tim Intensifikasi PBB-2P Desa Kincang terdiri dari Kepala Desa sebagai penanggung jawab, Sekretaris Desa sebagai ketua, serta para Kepala Dusun (Kadus) dan Kepala Urusan (Kaur) sebagai anggota. Dalam rapat tersebut, masing-masing anggota menyampaikan laporan terkait capaian pemungutan PBB di wilayahnya serta berbagai tantangan yang dihadapi.
Kepala Desa Kincang, Nasirun, dalam sambutannya menegaskan pentingnya optimalisasi pemungutan PBB sebagai salah satu sumber pendapatan daerah yang berkontribusi pada pembangunan desa. “Kami berharap dengan adanya evaluasi ini, kita bisa menemukan solusi untuk mengatasi kendala yang ada dan meningkatkan efektivitas pemungutan PBB di Desa Kincang,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa selaku Ketua Tim, Suparmin, menambahkan bahwa kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat sangat diperlukan dalam mencapai target pemungutan pajak. “Keterlibatan para Kadus dan Kaur dalam sosialisasi serta pengawasan sangat penting agar masyarakat semakin sadar akan kewajibannya dalam membayar pajak,” tuturnya.
Dalam rapat ini, juga dibahas strategi intensifikasi pemungutan, termasuk pendekatan persuasif kepada wajib pajak, peningkatan sosialisasi mengenai manfaat pembayaran pajak, serta penguatan koordinasi dengan pihak terkait. Diharapkan, melalui upaya yang lebih terstruktur, capaian pemungutan PBB di Desa Kincang dapat terus meningkat sesuai target yang telah ditetapkan.
Rapat evaluasi ini diakhiri dengan penyusunan langkah tindak lanjut guna memastikan efektivitas pemungutan PBB di sisa waktu yang ada. Pemerintah Desa Kincang berkomitmen untuk terus melakukan monitoring secara berkala agar realisasi pajak dapat tercapai secara maksimal demi kemajuan desa.bysoepar-